Alumni PPG SM-3T Angkatan III Prodi PPKn UNY

Foto Bersama Rektor UNY Selepas Penyerahan Sertifikat Pendidik Kepada Peserta PPG Pasca SM-3T angkatan 3 Tahun 2015

Guru Garis Depan Provinsi Kepulauan Riau

GGD dan Gubernur Kepri Foto Bersama Selepas Penyerahan SK CPNS di Batam , TMT 01 Agustus Tahun 2017.

Prajabatan Tenaga Pendidik (GGD) dan Kesehatan (Bidan) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018

Foto Bersama Pengelola BAPELKES Batam dengan Peserta Diklat Prajabatan Tahun 2018.

Penyerahan SK 100% PNS GGD KEPRI

Foto Bersama TIM 7 GGD KEPRI saat Penyerahan SK 100%.

Showing posts with label BoardGame. Show all posts
Showing posts with label BoardGame. Show all posts

Tuesday, February 11, 2020

Tanamkan Nilai Integrasi Nasional dalam Pembelajaran PPKn lewat Permainan Board Game PaPion InteNas

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didiknya baik di dalam maupun di luar kelas. Penggunaan media dalam pembelajaran bertujuan untuk menambah pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru. 
Tanamkan Nilai Integrasi Nasional dalam Pembelajaran PPKn lewat Permainan Board Game PaPion InteNas
Selain itu, dengan adanya media pembelajaran suasana belajar siswa akan semakin menyenangkan dan tidak membosankan. Media pembelajaran dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni yang berbasis TIK atau digital dan non-digital. Akan tetapi dari kedua jenis media baik yang digital maupun non-digital tentu disesuaikan dengan kondisi dan keadaan sekolahnya. Penyesuaian ini perlu diperhatikan oleh guru yang hendak membuat sebuah media pembelajaran supaya bisa tepat guna.
Tanamkan Nilai Integrasi Nasional dalam Pembelajaran PPKn lewat Permainan Board Game PaPion InteNas
Berdasarkan dengan kondisi di lapangan yang serba keterbatasan seperti masih lemahnya jaringan internet di lingkungan sekolah, penulis mencoba untuk membuat media pembelajaran berbasis non-digital. Meski demikian, dalam proses pembuatannya tetap dibantu dengan menggunakan alat-alat digital berbasis TIK. Penulis menamakan media yang dibuatnya dengan sebutan Boardgames PaPion InteNas (Papan Pion Integrasi Nasional). Media Boardgames PaPion InteNas digunakan sebagai penunjang untuk mata pelajaran PPKn K13 khususnya pada materi Integrasi Nasional yang ada di kelas X semester 2.
Tanamkan Nilai Integrasi Nasional dalam Pembelajaran PPKn lewat Permainan Board Game PaPion InteNas
Boardgames PaPion InteNas adalah sebuah papan permainan yang cara bermainnya mirip dengan permainan monopoly. Di dalam kotak boardgames ini telah disediakan gambar – gambar yang berkaitan dengan berbagai ancaman terhadap integrasi nasional dan peran serta warga negara dalam mempertahankan integrasi nasional. Disediakan juga beberapa kartu pertanyaan dan perintah yang masih berkaitan dengan materi Ancaman terhadap Integrasi Nasional. Dengan demikian, harapannya peserta didik akan mudah untuk menyerap dan mengingat materi tentang Ancaman terhadap Integrasi Nasional dan bisa menjadikan suasana belajar menjadi menyenangkan.
Tanamkan Nilai Integrasi Nasional dalam Pembelajaran PPKn lewat Permainan Board Game PaPion InteNas
Penasran bagaimana cara pembuatan dan memainkan Board Game PaPion InteNas dalam proses pembelajaran PPKn? Yuk simak tayangan videonya di bawah ini.
Media board game PaPion InteNas juga pernah diikutkan dalam lomba media dan berhasil menjadi finalis, sebagaimana dalam artikel berikut; Pemenang Lomba PembuatanMedia Pembelajaran yang Diselenggarakan LPMP KEPRI 2019.

Friday, January 17, 2020

Ciptakan Suasana Belajar PPKn Menjadi Menyenangkan dengan Media Board Game Civicfunpoly

Ciptakan Suasana Belajar PPKn Menjadi Menyenangkan dengan Media Board Game Civicfunpoly
Saat penilaian presentasi Inobel 2019
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan salah satu mata pelajaran pokok mulai dari pendidikan dasar, menengah, dan perguruan tinggi. Mata pelajaran PPKn yang diajarkan sejak kita duduk dibangku sekolah dasar sampai kuliah harusnya bisa membuat kita memahami dan menyenangi mata pelajaran tersebut. Namun kenyataannya tidak sedikit yang beranggapan bahwa pelajaran PPKn terkesan membosankan. Antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran PPKn masih sangat rendah jika dibandingkan dengan pelajaran sains.
 Pemanfaatan Media Board Game Civicfunpoly dalam Pembelajaran PPKn
Penggunaan media saat pembelajaran di kelas
Hal serupa masih ditemukan juga di dalam kelas pada saat peneliti melakukan proses pembelajaran. Tidak sedikit dari siswa yang mengatakan bahwa mata pelajaran PPKn membosankan, bikin ngantuk, dan monoton. Ditambah lagi dengan ketersediaan sarana dan prasarana sekolah yang serba terbatas. Maklum saja, sekolah kami berada di sebuah pulau kecil yang masih belum adanya aliran listrik PLN dan jangkauan sinyal internet. Berikut adalah tayangan pemanfaatan media board game civicfunpoly dalam pembelajaran PPKn di kelas.
Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti tergugah untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran berupa board game civicfunpoly. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan pendekatan ADDIE. Sumber data penelitian diperoleh dari ahli media, ahli materi, dan seluruh siswa kelas XI di SMAN 1 Bintan Pesisir. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi dan kuesioner dengan instrument angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif jenis statistik deskripsi. Pengukuran datanya menggunakan skala likert bentuk checklist. Sedangkan instrumen yang diberikan kepada siswa sebagai responden menggunakan skala guttman dengan alternatif jawaban ya atau tidak.
Media Board Game Civicfunpoly
Komponen board game civicfunpoly karya Anggi Perdana
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persentase 90% dari ahli media dan 88% dari ahli materi. Sedangkan untuk responen siswa mendapatkan persentase sebanyak 92%. Jadi, rata-rata persentase produk yang dikembangkan adalah 90% tergolong Sangat Baik sehingga layak digunakan sebagai media dalam pembelajaran PPKn di kelas XI pada materi harmonisasi hak dan kewajiban asasi manusia dalam perspektif Pancasila. Adapun komponennya dapat dilihat pada video berikut.
Media board game civicfunpoly memiliki beberapa komponen seperti; box, papan permainan, dua buah dadu dengan pengocoknya, empat buah pion, kartu pertanyaan dan perintah, kartu hak milik, kartu soal, rumah-rumahan, bintang, modul rangkuman materi, format penilaian, dan aturan main. Jika dikaitkan dengan klasifikasi media pembelajaran, board game ini termasuk ke dalam klasifikasi kelompok pertama yang terdiri dari media grafis, bahan cetak, dan gambar diam. Hal ini sesuai dengan beberapa komponen yang ada di dalam board game civicfunpoly. Seperangkat komponen tersebut sudah disesuaikan dengan isi materi yang akan diajarkan dan kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, siswa akan lebih mudah untuk menyerap dan memahami isi materi dalam pembelajaran PPKn serta mampu menciptakan suasana belajar menjadi menyenangkan.
Media Board Game Civicfunpoly
Tim juri (profesor, guru, siswa) saat presentasi finalis inobel 2019
Dalam hal ini, peneliti menyadari bahwa produk yang telah dikembangkan peneliti masih memiliki banyak kekurangan seperti; bahan yang digunakan tidak tahan lama, belum bisa dimainkan di luar jam pembelajaran, memakan waktu cukup lama untuk menyelesaikan permainan, dan pengembangan media masih belum menjawab tuntutan di abad 21 era revulusi industry 4.0. Namun, peneliti meyakini bahwa produk yang dikembangkan juga memiliki kelebihan seperti; proses pembuatannya tidak terlalu rumit, bahan yang digunakan mudah didapat, dapat dipakai di sekolah-sekolah yang ada di daerah 3T maupun di kota. 
Media Board Game Civicfunpoly
Presentasi produk dihadapan para juri dan siswa
Penelitian dan pengembangan produk yang telah dilakukan oleh peneliti masih jauh dari kata sempurna. Meski demikian, peneliti sangat bersyukur karena produk board game civicfunpoly yang telah dikembangkan berhasil diikutkan dalam lomba inobel tahun 2019 dan masuk menjadi finalis 25 besar kategori SMA. Semoga dalam kesempatan berikutnya, peneliti bisa kembali ikut berlaga dan bertemu dengan para guru penggerak seantero nusantara. 
Finalis Inobel Nasional SMA 2019
25 finalis inobelnas 2019 kategori SMA 
Semoga artikel Ciptakan Suasana Belajar PPKn Menjadi Menyenangkan dengan Media Board Game Civicfunpoly dapat bermanfaat. Salam Maju Bersama! Bagi yang berminat memesan buku "Pengembangan Board Game Civicfunpoly dalam Pembelajaran PPKn" bisa langsung chat via whatsapp yang ada di bawah cover buku ini.
Pengembangan Board Game Civicfunpoly dalam Pembelajaran PPKn

Sunday, July 8, 2018

Media PKn Civics Monopoly HAM

Oleh: Anggi Perdana, S.Pd.,Gr.
Media PKn Civics Monopoly HAM
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan salah satu mata pelajaran pokok sebagaimana terkandung dalam Pasal 37 Ayat (1) UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dinyatakan “bahwa Pendidikan dasar dan menengah wajib memuat Pendidikan Kewarganegaraan.” Bahkan kurikulum di perguruan tinggi juga wajib memuat PKn.

Mata pelajaran PKn yang diajarkan sejak kita SD sampai bangku kuliah harusnya bisa membuat kita menyenangi mata pelajaran tersebut. Namun pada kenyataannya tidak sedikit yang beranggapan dan merasakan bahwa mata pelajaran PKn membosankan. Sewaktu di bangku sekolah saya juga merasakan demikian. Ketika pergantian jam pelajaran dari pelajaran eksak ke ilmu sosial termasuk PKn seketika suasana kelas menjadi redup. Antusias siswa dalam mengikuti pelajaran PKn masih sangat rendah dibandingkan dengan mata pelajaran eksak.

Hal serupa juga kadang terlihat dari antusias siswa didikan saya, pada saat mengikuti pembelajaran PKn. Tidak sedikit dari mereka mengatakan bahwa pelajaran ilmu sosial termasuk PKn membosankan, membuat ngantuk, tidak semangat, monoton, dan tidak jelas materinya. 

Penyampaian materi pelajaran termasuk PKn kepada siswa membutuhkan perantara yaitu guru. Dalam hal ini peran guru sangatlah penting karena keterserapan materi pelajaran oleh siswa tergantung bagaimana guru menggunakan strategi mengajarnya.

Permasalahan yang sesungguhnya bukan terletak pada mata pelajarannya melainkan terletak pada gurunya. Maka dari itu, seorang guru yang profesional harus memiliki kreativitas dan inovasi dalam pengembangan proses pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PKn. 

Adapun media pembelajaran yang dapat dikembangkan untuk menunjang pelajaran PKn, salah satunya adalah CivicsMonopoly “HAM.” Pengembangan CivicsMonopoly “HAM” terinspirasi dari permainan monopoly. 
Media PKn Civics Monopoly HAM
Tujuannya adalah untuk mengenalkan kepada siswa bahwa mata pelajaran PKn juga dapat disampaikan melalui media permainan yang menyenangkan berbasis edukasi. Selain itu, agar siswa tertarik, bersemangat, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk mempelajari materi PKn sehingga tercipta suasana belajar yang aktif, kreatif, menarik dan menyenangkan. 

Melalui media ini, mereka dapat mempelajari materi-materi tentang HAM dan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.
Media PKn Civics Monopoly HAM
Media pembelajaran ini dapat digunakan disemua jenjang pendidikan, baik dari tingkat dasar, menengah, maupun di perguruan tinggi sebagai penunjang pembelajaran PKn. Terutama untuk pembahasan materi tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia. Dengan adanya media ini, diharapkan motivasi belajar siswa akan meningkat dan menyenangi mata pelajaran PKn serta mampu memahami isi materi di dalamnya.

Sunday, July 1, 2018

Boardgames PaPion W-NAK Media Anti Korupsi

Boardgames PaPion W-NAK merupakan sebuah permaianan menyerupai monopoly yang sekaligus dapat dijadikan sebagai media pembelajaran anti korupsi. Di dalamnya ada sembilan (9) nilai anti korupsi dan beberapa tindak pidana korupsi. Dilengkapi juga dengan ringkasan materi anti korupsi yang dapat dibaca oleh setiap pemain sebelum memainkan boardgames ini. Dengan demikian, para pemain akan mendapatkan materi tambahan tentang pengetian korupsi, peraturan perundang-undangan tentang anti korupsi, macam-macam tindak pidana korupsi, faktor tindak pidana korupsi, lembaga yang menangani tindak pidana korupsi, dan cara mencegah munculnya tindak pidana korupsi.
Boardgames papion w-nak
Korupsi merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat merugikan keuangan negara. Para koruptor ini hanya mementingkan dirinya sendiri atau golongan untuk mendapatkan kekayaan. Segala cara bisa dilakukan, yang penting keinginannya bisa tercapai. Seperti lewat penyuapan, pemalsuan, dan penyalahgunaan wewenang. Tindakan korupsi ini seringkali dibarengi dengan kolusi dan nepotisme. Jika korupsi dibiarkan merajalela, ini justru akan menjadi bahaya laten yang dapat membahayakan kestabilan perekonomian negara. Banyak hak orang lain juga yang akhirnya ikut terampas karena adanya korupsi.

Boardgames papion w-nak

Oleh sebab itu, sangat diperlukan adanya usaha pencegahan tindakan korupsi. Ini bukan hanya tugas dari lembaga KPK ataupun pemerintah melalui kebijakan-kebijakannya, tapi juga menjadi tugas semua masyarakat Indonesia. Apalagi bagi seorang pendidik, memberantas atau mencegah adanya tindakan korupsi menjadi tanggungjawab moral dan harus ditanamkan juga kepada peserta didiknya. 

Banyak metode yang bisa diterapkan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik. Salah satunya melalui permainan Boardgames PaPion W-NAK (Papan Pion Warga Negara Anti Korupsi)
Boardgames papion w-nak

Boardgames PaPion W-NAK (Papan Pion Warga Negara Anti Korupsi menarik untuk diterapkan dalam pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran PKn dengan materi “Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak Transparan.” Tanamkan kesembilan nilai anti korupsi pada generasi penerus bangsa kita, supaya kelak mereka dapat terhindar dari tindakan korupsi dan tidak terjerumus dalam rantai tikus-tikus berdasi pengerat uang negara. Selamatkan NEGARA KITA dari para KORUPTOR!
Boardgames papion w-nak

Boardgames PaPion W-NAK ini juga sempat diikutkan dalam lomba media anti korupsi yang diselengarakan oleh Pusat Belajar Anti Korupsi (PBAK) dan Dompet Dhuafa dan berhasil menjadi juara favorit.